Ikan guppy (Poecilia reticulata) menjadi salah satu spesies air tawar paling populer bagi pemula karena mudah beradaptasi, murah, dan cepat berkembang biak. Dengan akuarium minimal 40 liter dan perawatan dasar yang konsisten, sepasang indukan bisa menghasilkan puluhan anakan dalam hitungan bulan. Panduan ini merangkum langkah praktis budidaya guppy, mulai dari pemilihan indukan hingga perawatan anakan.

Menyiapkan Kolam atau Akuarium

Guppy toleran terhadap berbagai kondisi air, tetapi hasil terbaik didapat pada suhu 24–28°C dan pH 7,0–8,0. Untuk akuarium 40 liter, gunakan filter spons (sponge filter) berdaya rendah agar arus tidak terlalu kuat. Tambahkan tanaman hidup seperti eceng gondok mini atau java moss sebagai tempat persembunyian anakan. Siklus nitrogen wajib matang sebelum ikan masuk: diamkan air 3–5 hari sambil menjalankan filter, lalu masukkan starter bakteri bila perlu.

Parameter air yang ideal:

  • Suhu: 24–28°C (stabil, gunakan heater bila ruangan ber-AC)
  • pH: 7,0–8,0
  • Kesadahan: 8–12 dGH
  • Ganti air: 20–30% setiap 5–7 hari

Memilih Indukan Berkualitas

Pilih indukan betina berukuran lebih besar dan berbadan penuh, serta jantan dengan warna cerah dan sirip lebar. Rasio ideal adalah 1 jantan untuk 2–3 betina agar betina tidak stres dikejar terus-menerus. Beri pakan berkualitas tinggi seperti pelet khusus guppy, artemia, atau kutu air (daphnia) dua kali sehari. Indukan yang diberi pakan bervariasi akan melahirkan anakan dengan warna lebih tajam dan daya tahan lebih baik.

Proses Pemijahan dan Perawatan Anakan

Guppy adalah ikan livebearer, artinya betina melahirkan anakan yang sudah berbentuk ikan utuh, bukan bertelur. Masa kehamilan berkisar 22–30 hari. Tanda betina siap melahirkan: perut membesar kotak dan muncul bercak gelap (gravid spot) di dekat ekor. Segera pisahkan betina ke wadah pemijahan (breeding box) yang dilengkapi sekat, karena guppy dewasa cenderung memakan anakannya sendiri.

Langkah perawatan anakan:

  • Setelah lahir, pindahkan anakan ke akuarium terpisah atau gunakan breeding box berjaring.
  • Beri pakan kuning telur rebus yang dihaluskan, infusoria, atau pelet remuk 3–4 kali sehari dalam porsi kecil.
  • Jaga suhu tetap 26–28°C dan ganti air 10–15% setiap dua hari.
  • Anakan mulai terlihat jantan/betina pada usia 3–4 minggu, dan siap dijual atau dipindahkan pada usia 6–8 minggu.

Budidaya guppy pada dasarnya menuntut konsistensi, bukan peralatan mahal. Kunci suksesnya ada pada kualitas air yang stabil, pakan bergizi, dan pemisahan anakan tepat waktu. Dengan mengikuti langkah di atas, pemula bisa menikmati siklus budidaya yang berkelanjutan sekaligus menghasilkan guppy sehat dan berwarna menarik untuk dipelihara maupun dijual.