Ikan cupang (Betta splendens) masih menjadi primadona di kalangan aquarist pemula karena warna mencolok dan perawatannya relatif mudah. Sayangnya, banyak pemula gagal di tahap pemijahan atau kehilangan anakan akibat kualitas air yang tidak stabil. Panduan ini menyajikan langkah konkret budidaya cupang, mulai dari pemilihan induk hingga panen anakan usia 2 bulan.
Menyiapkan Wadah dan Kualitas Air
Cupang dapat dipijahkan di akuarium 20x20x20 cm atau baskom plastik bervolume 10–15 liter. Isi air bersih yang sudah diendapkan 24 jam, lalu tambahkan daun ketapang kering sebanyak 1 lembar per 10 liter untuk menurunkan pH ke 6,5–7,0 dan mencegah infeksi jamur. Pasang heater untuk menjaga suhu 27–29°C dan hindari arus kuat. Kedalaman air ideal 10–15 cm agar jantan mudah mengambil telur.
Lakukan sifon dasar setiap 2 hari untuk membuang sisa pakan, tetapi ganti air maksimal 20% per minggu. Lonjakan pH dan suhu mendadak adalah penyebab utama kegagalan pemijahan.
Memilih Induk dan Proses Pemijahan
Pilih jantan berumur 6–8 bulan dengan warna tajam dan sirip utuh, serta betina 5–7 bulan bertubuh gemuk dengan bintik putih di ovipositor. Sebelum dipijahkan, pisahkan keduanya selama 5–7 hari dan beri pakan tinggi protein seperti kutu air atau bloodworm beku sebanyak 2 kali sehari.
Langkah pemijahan:
- Masukkan jantan ke wadah pemijahan lebih dulu, biarkan ia membangun sarang busa selama 1–2 hari.
- Tambahkan betina dalam gelas plastik transparan di dalam wadah, biarkan keduanya saling melihat selama 3–6 jam.
- Lepaskan betina pada sore hari. Jantan akan memeluk betina; proses ini bisa berlangsung 1–4 jam.
- Setelah telur jatuh ke dasar, angkat betina agar tidak dipatuk jantan.
- Jantan merawat telur selama 24–48 jam hingga menetas, lalu berikan infusoria atau kuning telur rebus dilarutkan (1 ujung tusuk gigi per 5 liter).
Perawatan Anakan hingga Panen
Anakan cupang (fry) membutuhkan pakan mikro selama 3 hari pertama. Mulai hari ke-4 beri kutu air saring atau microworm 4 kali sehari. Jaga suhu tetap 28°C dan lakukan penggantian air 10% setiap hari setelah usia 1 minggu. Pisahkan anakan berdasarkan ukuran pada usia 3 minggu untuk mencegah kanibalisme. Pada usia 6–8 minggu, pindahkan ke wadah 40 liter dengan kepadatan maksimal 10 ekor per liter.
Untuk mempercepat pertumbuhan warna, tambahkan pakan berkaroten seperti artemia dan paparkan akuarium pada cahaya 8 jam per hari. Panen jantan siap jual dapat dilakukan pada usia 3–4 bulan, sedangkan betina biasanya 2,5–3 bulan.
Budidaya cupang menuntut konsistensi pada suhu, pH, dan pakan mikro, bukan peralatan mahal. Dengan mengikuti urutan pemijahan yang benar dan menjaga kebersihan air, pemula dapat menghasilkan 50–150 anakan per pasang induk. Mulailah dari satu pasang, catat setiap perubahan parameter, dan tingkatkan skala setelah memahami ritme perkembangbiakannya.